Salatlah dengan Tenang
Salatlah dengan tenang…
Sebab dunia ini tak akan pernah lari darimu.
Ia hanya menunggu, tak sabar untuk kembali menyapamu.
Namun, ketahuilah…
Andai dunia ini berhenti berputar saat engkau bersujud,
engkau tidak akan pernah rugi.
Justru di sanalah engkau temukan keuntungan yang sejati.
Salatlah dengan tenang…
Urusan-urusanmu masih bisa menunggu.
Mereka hanyalah debu yang menempel di sepatu.
Tinggalkan sejenak hiruk-pikuk yang memenuhi pikiranmu,
yang datang silih berganti tanpa permisi.
Sebab, ada Dzat yang lebih agung,
yang menunggu untuk engkau ajak bicara.
Salatlah dengan tenang…
Maka engkau akan mendapati,
bahwa ketenangan itu bukanlah saat dunia tersenyum padamu.
Melainkan saat engkau melepas beban duniawi,
dan menyerahkan segalanya pada Yang Maha Memiliki.
Sebab, salat bukanlah pelarian dari dunia.
Ia adalah tempat kembali.
Untuk mengisi ulang jiwa,
agar mampu kembali menghadapi dunia,
dengan hati yang lebih lapang dan tenang.
Masih satu tema
Baca juga
Cinta yang Tak Menggenggam: Pernikahan sebagai Tempat Kembali
Banyak orang mengira pernikahan adalah puncak dari “menggenggam.” Ada ijab kabul, ada cincin, ada janji sehidup semati. Semua…
Pelakor: Ketika Label Menutupi Luka, dan Hukum Menuntut Kejernihan
Sebuah renungan untuk siapa saja yang pernah berada di persimpangan antara cinta, kehormatan, dan kehancuran. — Kepada kamu…
Jalur Langit: Tempat Pulang bagi Perempuan yang Terluka
Jangan Buru-buru Menilai Ketika kita melihat seseorang yang tiba-tiba rajin tahajud, duha, puasa Senin-Kamis, dan bersedekah diam-diam—jangan buru-buru…